Real Madrid Menangkan El Clasico 2-1 untuk Mengirim Barcelona dalam Krisis yang Mendalam. Fans Marah Pukul Mobil Koeman dan Menghina Pelatih Barcelona

Barcelona - Real Madrid 1-2

Konfrontasi planet antara Barcelona dan Real Madrid di Camp Nou selesai dengan tim tamu di puncak. Real keluar sebagai pemenang 2-1 dan mengirim Barcelona ke posisi kesembilan di tabel La Liga.

Barcelona 1-2 Real MadridReal Madrid memenangkan El Clasico pertama musim ini, 2-1 di Camp Nou melawan Barcelona. (Gambar: Twitter/realmadrid)

Fans yang marah membuat hidup lebih sulit bagi pelatih Belanda yang berada di bawah tekanan Ronald Koeman. Saat ia meninggalkan stadion, beberapa puluh pendukung menendang mobilnya dan menghinanya. Koeman, legenda Barcelona sejak masa bermainnya, memiliki hubungan yang sulit dengan presiden Joan Laporta, dengan hasil juga tidak berpihak padanya.

Keluarnya Koeman dari stadion….

Situasi ini harus dihentikan sejak awal. Hal ini tidak berkelanjutan. pic.twitter.com/1rxDTnWhyI

— Universe FCBarcelona (@UNIVERSO_1899) 24 Oktober 2021

Drama akhir di Camp Nou

Alaba membuka skor dengan tembakan indah untuk mengubah skor menjadi 1-0 untuk Real Madrid pada menit ke-32. Dest melewatkan peluang besar untuk Barcelona beberapa menit sebelumnya, dengan tim Catalonia dihantui oleh peluang yang hilang karena mereka semakin kesulitan menjadi berbahaya di depan gawang. Kedua tim menunggu hingga injury time untuk menambah bumbu pada El Clasico pertama musim ini. Lucas Vasquez membuat skor menjadi 2-0 untuk Madrid di menit ketiga tambahan waktu, kemudian Sergio Aguero menyelamatkan kehormatan Barcelona di menit ke-97 di akhir pertandingan yang menegangkan.

Untuk mantan. Bintang Manchester City itu mencetak gol pertamanya dalam seragam Barcelona. Aguero masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74, menggantikan Ansu Fati. Bagi Aguero, pertandingan hari Minggu hanyalah penampilan keduanya untuk Barcelona, ​​saat ia berjuang melawan cedera sejak pindah dari Inggris.

Kemenangan Real Madrid ini merupakan yang keempat berturut-turut Los Blancos mencetak gol di El Clasico di depan rival bebuyutan mereka. Real tidak mencatat kemenangan beruntun seperti itu di depan musuh bebuyutan mereka sejak 1965.

“Kami kecewa dengan hasilnya, tetapi kami harus menganalisis dan melihat apa yang telah kami lakukan dengan baik,” kata Ronald Koeman usai pertandingan.

“Saya pikir kami melakukan cukup untuk mendapatkan hasil yang berbeda,” tambah pelatih asal Belanda itu, menunjukkan hasil imbang akan menjadi hasil yang normal.

Lawannya, Carlo Ancelotti, memuji komitmen para pemainnya dan mengatakan Real telah ‘menderita’ atas kemenangan mereka.

“Kami bisa bersaing, tim ini solid. Kami telah bermain melawan tim yang hebat, mereka telah memainkan permainan yang hebat, kami telah menderita,” komentar Ancelotti.

“Saya senang kita bisa menderita bersama dan tidak kehilangan kendali. Permainan itu praktis, cerdas. Kami bertahan dengan baik, kami melewatkan beberapa umpan, tetapi bermain sangat baik melawan serangan balik. Kami senang kami mendapat tiga poin,” lanjut pria Italia itu.

Berkat kemenangan mereka di Barcelona, ​​​​Real Madrid kembali ke puncak La Liga, dengan 20 poin dalam sembilan pertandingan. Mereka bisa turun ke urutan kedua tergantung pada hasil pertandingan antara Atletico Madrid dan Real Sociedad pada hari Minggu nanti. FC Barcelona berada di urutan kesembilan, dengan 15 poin.

@David_Alaba # ElClásico pic.twitter.com/EJFQMWdeeu

— Real Madrid CF (@realmadrid) 24 Oktober 2021

Author: administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *